Suara Yogyakarta – Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari BPOM RI, Lucia Rizka Andalusia, mengatakan, BPOM sudah merilis bahwa vaksin COVID-19 tersebut tidak mengandung bahan berbahaya.
“Berdasarkan evaluasi mutu, BPOM memastikan vaksin ini tidak mengandung bahan berbahaya seperti pengawet, boraks dan formalin,” kata Lucia dalam konferensi pers virtual.
Lucia meyakini bahwa BPOM terus memantau mutu vaksin COVID-19 dari Sinovac. Mulai dari bahan baku, proses pengawasan hingga produk jadi vaksin. Hal tersebut salah satunya diketahui dengan mendatangi langsung ke sarana produksi vaksin CoronaVac di China beberapa waktu lalu.
Selain itu, BPOM juga memastikan mutu dari produk vaksin COVID-19 CoronaVac yang tiga juta dosis sudah sampai di Indonesia. Caranya dengan melakukan sampling dan pengujian vaksin.
“Sejak kedatangan vaksin tersebut di Indonesia pada 6 Desember dan 31 Desember, BPOM memastikan mutu dan kemananan vaksin COVID-19 terjaga dengan melakukan sampling dan pengujian vaksin,” kata Rizka.
