7 Arahan Jokowi Soal Ibu Kota Baru: Dari Desain Hingga Lahan

7 Arahan Jokowi Soal Ibu Kota Baru: Dari Desain Hingga Lahan

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas dengan topik persiapan pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan tujuh arahan kepada jajaran menteri maupun kepala lembaga setingkat kementerian yang hadir.

yg mendukung ini disiapkan dan saya dengar Pak Menteri Bappenas ini sudah siap sehingga segera kita sampaikan kita berikan kepada DPR sehingga bisa diselesaikan.

Yang kedua, yang berkaitan dengan kelembagaan ini juga agar bisa diselesaikan sehingga hal-hal yg berkaitan dengan pemindahan ibu kota ini bisa dikerjakan oleh lembaga yang kita bentuk, badan otoritas ibu kota.

Ketiga, lanjut eks Wali Kota Solo itu, berkaitan dengan desain ibu kota. Gagasan besar untuk desain sudah ada, namun masih bisa diperbaiki dan diubah. Oleh karena itu, para menteri dan kepala lembaga setingkat kementerian yang hadir dapat memberi masukan terkait hal itu.

“Baik yang berkaitan dengan transportasi karena di ibu kota baru nantinya transportasi umum transportasi massa akan menggunakan autonomus vehicle dan juga kendaraan private juga akan menggunakan autonomous car.

Sehingga desainnya seperti apa tolong ini nantinya Pak Menhub dan Pak Menristek ini berbicara mengenai ini, mengenai kesiapan karena infrastruktur kalau kita betul-betul siap betul, infrastruktur juga diarahkan kepada penggunaan electric vehicle dan autonomous vehicle.

Kelima, Jokowi mengungkapkan lahan yang disiapkan mencapai 256 ribu hektare. Apabila ditambah dengan keperluan riset, maka jumlahnya bertambah menjadi 410 ribu hektare. 



“Yang akan kita gunakan adalah 56 ribu hektare itu di inti dan yang akan dimulai nantinya pada angka 5.000 hektare. Agar ini masalah lahan pak menteri BPN dan ibu menteri LHK ini segera dirampungkan, difinalkan, sehingga nanti arsitek, desainer, urban planner-nya bisa masuk dan bs menyelesaikan desainnya.

Yang keenam atau terkait skema anggaran, mantan gubernur DKI Jakarta itu mengatakan infrastruktur dasar akan dikerjakan Kementerian PUPR. Kemudian cluster pemerintahan dan gedung-gedung kementerian/lembaga akan dikerjakan juga oleh pemerintah.

“Di luar itu baru kita berikan baik kepada proses public private partnership (PPP) ataupun dikerjakan oleh investasi. Sehingga saya berharap ini betul-betul dihitung secara detail pemerintah harus keluar berapa, tapi kalau saya melihat ini saya kira pemerintah tidak akan keluar lebih dari 100 triliun.

Ketujuh, berkaitan dengan lingkungan hidup. Jokowi mengatakan konsep ibu kota adalah Negara Rimba Nusa. Artinya, ada kewajiban untuk memperbaiki lingkungan dari yang kurang baik menjadi baik, hutan yang rusak menjadi hutan yang direhabilitasi.

“Oleh sebab itu, saya juga sudah minta kepada Ibu Menteri LHK agar disiapkan kurang lebih 100 hektare untuk persiapan persemaian baik bibit-bibit yang berkaitan dengan mangrove dan tanaman-tanaman lain yang kita harapkan dalam 100 hektare itu mungkin bisa kita siapkan lebih dari 17 juta bibit tanaman di situ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *