Suarayogyakarta.com – Tubagus Rahmad Sukendar Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA RI) kembali memberikan apresiasi dan dukungan kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.
KPK dibawah Komando Firli Bahuri yang merupakan sosok mantan Pati Polri ini merupakan pemburu Koruptor yang berani, tegas dan hebat karena telah menunjukkan taringnya bersama Satgas KPK dalam menangkap tangan OTT terhadap para penyelenggara negara baik di Pusat maupun di Daerah dan juga sudah banyak kasus-kasus korupsi berskala besar diungkap KPK, kali ini lembaga antirasuah itu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara, yang merupakan bakal Ibu Kota Negara (IKN) baru.
“Firli Bahuri hebat adalah sosok pemberani, dan pantas di sebut sebagai Macan KPK bukan Macan Ompong ungkap Tb. Rahmad Sukendar di Jakarta, Kamis (13/1/2021).
Selama pandemi covid-19 yang masih tinggi memang Kinerja KPK dianggap kendor dalam menangkap, OTT, maupun juga mengungkap kasus-kasus korupsi dan itu sempat di akui Firli Bahuri kepada awak media karena banyak anggotanya yang terpapar covid-19, namun setelah meredanya masa pandemi covid-19, Firli Bahuri sebagai Ketua KPK langsung tancap gas dan kembali gentayangan menjadi pemburu dengan menangkap banyak koruptor.
“Selama menjadi ketua KPK, sudah banyak para koruptor dibongkar dan saya melihatnya tidak tebang pilih,” ungkap Tb Rahmad Sukendar.
Karena itu, dalam acara HUT BPI KPNPA RI ke-20 yang akan dilaksanakan di Sultan Hotel pada bulan Februari 2022, dari BPI KPNPA RI akan memberikan Award kepada Firli Bahuri sebagai rasa cinta dan terimakasih sebagai elemen masyarakat dalam rangka mendukung langkah Firli Bahuri memburu dan menangkap Koruptor.
“Semuanya masyarakat harus mendukung Firli Bahuri sehingga KPK bisa melakukan penangkapan dan penindakan terhadap para penjahat korupsi,” ujar Tb. Rahmad Sukendar.
Sebelumnya, KPK dikabarkan melakukan OTT di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dimana tim KPK bergerak pada Rabu malam hingga Kamis (14/1/2022) dini hari.
Dari informasi yang dihimpun, ruangan koridor Bupati Abdul Gafur Mas’ud dan ruang Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara sudah disegel. Rumah dinas Bupati di Jalan Unocal pun turut disegel KPK.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan ada kegiatan operasi tangkap tangan di Penajam Paser Utara, dimana kasusnya terkait suap dan gratifikasi.
“Perlu kami sampaikan bahwa benar KPK melakukan giat tangkap tangan,” kata Ghufron saat dikonfirmasi, Kamis (13/1).
Kendati demikian, Ghufron belum bisa membeberkan sosok yang ditangkap tangan tersebut.
“Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan selama 1×24 jam untuk memperjelas duduk perkaranya,” ungkapnya.
Karena itu, ia meminta masyarakat untuk bersabar sampai KPK memberikan kabar terbaru mengenai kasus ini.
“Kami minta masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK bekerja menyelidik,” pungkasnya.