PLN Papua Berikan Perpanjangan Program Listrik Stimulus COVID-19

PLN Papua Berikan Perpanjangan Program Listrik Stimulus COVID-19

 PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) memberikan perpanjangan program stimulus COVID-19 kepada 122.594 pelanggannya di seluruh wilayah Bumi Cenderawasih.

General Manajer PLN UIWP2B Abdul Farid mengatakan, hal ini sebagai tindak lanjut dari kebijakan pemerintah untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN dengan daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi hingga September 2020.Baca Juga

“Dari sisi jumlah penerima stimulus COVID-19 di Papua dan Papua Barat, pelanggan rumah tangga 450 VA sebanyak 98.059 sedangkan pelanggan 900 VA bersubsidi sebanyak 23.241 pelanggan, sementara jumlah pelanggan Bisnis Kecil (B1) sebanyak 1.394 pelanggan,” katanya di Jayapura, Jumat (3/7).

Menurut Abdul, program ini memberikan biaya listrik gratis kepada pelanggan listrik kategori daya 450 VA dan diskon 50 persen kepada pelanggan kategori daya 900 VA bersubsidi yang sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial.

“Bagi pelanggan pascabayar, bantuan ini akan langsung masuk dalam tagihan masing-masing pelanggan, sementara untuk pelangan pra-bayar atau yang menggunakan sistem token, besaran bantuan diperhitungkan berdasarkan rata-rata jumlah pemakaian pelanggan tertinggi antara Januari hingga Maret 2020,” ujarnya.

Dia menjelaskan untuk menjangkau pelanggan di daerah terpencil, PLN juga akan bekerjasama dengan perangkat pemerintah setingkat kecamatan, desa dan kelurahan untuk memastikan bantuan listrik selama pandemi COVID-19 dapat diterima masyarakat.

“Kami akan terus memastikan stimulus listrik ini dapat diterima oleh masyarakat, sehingga dapat meringankan beban di tengah pandemi COVID-19 ini,” katanya lagi.

Dia menambahkan PLN siap untuk melanjutkan dan menyukseskan program tersebut di mana seluruh pelanggan yang berhak mendapatkan pembebasan tagihan maupun diskon sudah dimasukkan dalam sistem sejak pemberian stimulus COVID-19 sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *