Pengamat: RUU Cipta Kerja Bisa Kerek Kesejahteraan Pekerja

Pengamat: RUU Cipta Kerja Bisa Kerek Kesejahteraan Pekerja

RUU Cipta Kerja dinilai menjadi terobosan pemerintah untuk membantu para tenaga kerja dan calon angkatan kerja baru di Indonesia. Dengan adanya RUU Cipta Kerja, iklim investasi di Tanah Air akan membaik dan menciptakan lapangan kerja baru. 

Pengamat Ketenagakerjaan Universitas Gajah Mada (UGM), Tajuddin Noer Effendi mengatakan, RUU Cipta Kerja merupakan upaya pemerintah untuk membuka lapangan kerja dan mewujudkan kesejahteraan pekerja. “RUU Cipta Kerja dibuat untuk melindungi dan mendukung anak-anak muda milenial untuk mendapat kesejahteraan,” kata Tajuddin, Senin (27/7).

Dia melihat, RUU Cipta Kerja tidak mempermudah tenaga kerja asing (TKA) masuk ke Indonesia. Tajuddin justru menemukan hal sebaliknya. “Pemerintah malah melindungan pekerja dalam negeri dan memberikan kontrol ketat bagi masuknya TKA ke Indonesia,” nilainya.

Di antara ketentuan yang mempersulit masuknya TKA ke Indonesia yaitu, TKA wajib memiliki kompetensi khusus yang dibutuhkan di Indonesia. Sementara perusahaan pemberi kerja harus punya perencanaan jelas untuk mempekerjakan TKA.

“Ada juga aturan TKA dilarang menduduki jabatan di bidang personalia dan TKA akan dipulangkan ke negara asal bila kontrak sudah selesai. Sehingga saya punya kesimpulan, perubahan dari UU Ketenagakerjaan ke UU Cipta Kerja keberadaan TKA sebenarnya dikontrol benar oleh pemerintah,” cetus Tajuddin.

Sumber : rmco.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *