August 5, 2020

Pemkab Puncak Siapkan Dana Pendidikan Rp 30 Miliar Tiap Tahun

Pemerintah Kabupaten Puncak menggelontorkan biaya pendidikan setiap tahun mencapai Rp 30 miliar untuk 1.000-an lebih mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia dan luar negeri. 

Bupati Puncak, Willem Wandik menuturkan dana Rp 30 miliar tiap tahun diperuntukan antara lain untuk sewa pemondokan, biaya hidup hingga pembayaran perguruan tinggi mahasiswanya. 

Hingga kini, Pemkab Puncak telah membangun 5 asrama mahasiswa di Papua, Papua Barat hingga Manado. 

“Tahun depan, kami akan meresmikan salah satu asrama mahasiswa di Kota Jayapura dan Manado, sehingga dapat langsung difungikan,” jelasnya. 

Bupati Willem menyebutkan biaya pendidikan bersumber dari dana otnomi khusus (Otsus) dan juga Dana Alokasi Umum (DAU). 

Ketua Komunitas Mahasiswa Pelajar (KMPP) Puncak di Jayapura, Terianus Hagabal menyebutkan Bupati Willem layaknya orangtua bagi mahasiswa yang tak lepas dari adat dan budaya di pegunungan tengah Papua.

“Budaya kami (Puncak) itu adalah orangtua harus membuat honai yang dapat digunakan sebagai tempat  mendidik anak-anaknya, agar anak tersebut menjadi orang hebat,” katanya.

Sehari sebelumnya, Bupati Willem meresmikan asrama mahasiswa Sinak di Kota Jayapura. Asrama yang dibangun diatas lahan 2.065 meter persegi berada di Perumnas III Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua menelan dana hingga Rp7,1 miliar.

Pembangunan asrama mahasiswa Sinak telah dimulai sejak 2015, dengan pematangan lahan dan pembuatan talud yang menelan anggaran Rp1,6 miliar. Lalu, pembangunan gedung asrama yang dilaksanakan mulai 2017, menelan total anggaran Rp5,4 miliar.

Total pembangunan asrama menelan anggaran Rp7,1 miliar, dengan fasilitas kamar tidur berjumlah 22 ruangan, lalu kamar mandi 12 ruangan, 2 ruang makan, 2 ruang tamu dan satu ruangan untuk dapur.

Bupati menyebutkan sebelum ada asrama, para mahasiswa banyak yang ngontrak rumah di sejumlah kota studi.

“Biaya sewa rumah atau pemondokan ini nilainya lebih tinggi jika dibangunkan asrama mahasiswa. Kami berharap asrama mahasiswa Puncak dapat tersebar pada sejumlah kota studi lainnya, seperti di Bandung, Yogja dan kota lainnya,” Bupati Willem menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *