Pemerintah Pastikan Kesiapan Vaksin Covid-19 Secara Aman, Tepat, dan Cepat

Pemerintah Pastikan Kesiapan Vaksin Covid-19 Secara Aman, Tepat, dan Cepat

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah Indonesia akan berusaha keras untuk menyediakan proteksi kepada masyarakat dengan memproduksi atau menyediakan vaksin Covid-19 yang aman, tepat, dan cepat.

“Harapannya nanti akan bisa selesai dalam waktu yang memadai dan produksinya nanti bisa dilakukan,” ujar Wiku di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Jumat (24/7).

Namun demikian, Wiku mengakui bahwa dalam rangka kerja sama antara Bio Farma dan Sinovac juga ada inisiatif-inisiatif lain yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam rangka kemandirian bangsa.

“Sudah pasti bahwa kita menginginkan bahwa produksi vaksin akan dilakukan oleh perusahaan yang berasal dari Indonesia, sementara ini PT. Bio Farma, sebuah BUMN, demikian juga ada rencana dengan pihak swasta yaitu PT. Kalbe dan nanti tentu akan berkembang dengan berbagai alternatif dan potensi lainnya di Indonesia,” kata Wiku menambahkan.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, dalam pembuatan vaksin ini juga lanjut dia turut dibentuk tim pakar di bidang vaksin dan obat untuk memastikan bahwa kandidat vaksin yang dibuat betul-betul sesuai dan cocok untuk kepentingan perlindungan kepada masyarakat Indonesia.

“Perlu kami sampaikan bahwa dalam perkembangan vaksin ini pemerintah Indonesia memprioritaskan tentang 3 hal penting, yaitu; pertama, aman, yang kedua adalah tepat, yang ketiga adalah cepat,” jelasnya.

Menurut Wiku, yang dimaksud dengan aman adalah vaksin tersebut harus mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia dan tidak ada efek samping.

“Harus tepat, artinya betul-betul vaksin tersebut bisa menimbulkan kekebalan spesifik pada virus yang beredar di Indonesia,” ujarnya.

Pengertian cepat, artinya karena kondisi yang dihadapi oleh dunia termasuk Indonesia, harus betul-betul cepat untuk bisa melindungi rakyat Indonesia, maka dari itu harus dilakukan seluruh tesnya termasuk uji klinis bisa terlaksana dengan cepat tapi juga benar.

“Dalam konteks cepat harus bisa diproduksi juga dengan baik dan dalam jumlah yang memadai untuk betul-betul dapat memberikan vaksin kepada seluruh rakyat Indonesia yang perlu diberikan perlindungan,” jelas Wiku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *