Mentan: Sekolah Lapangan untuk Tingkatkan Kesejahteran Petani

Mentan: Sekolah Lapangan untuk Tingkatkan Kesejahteran Petani

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap para petani dan penyuluh bisa menyerap ilmu yang diberikan dalam Sekolah Lapang Integrated Participatory Development Management Irrigation Program (SL IPDMIP).

Salah satu yang telah merasakan manfaat SL ialah petani di Pesawaran. Menurut Syahrul, sekolah tersebut digelar agar para petani mampu meningkatkan produksi mereka sekaligus untuk bisa menghidupi keluarga.

“Dan dengan kegiatan IPDMIP, petani-petani yang ada di sekitar daerah irigasi bisa terbantu produksinya yang ujung-ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, kita berharap program ini diikuti dengan serius,” kata Dedi.

Ketua Kelompok Tani Sepakat Dua Daerah Irigasi DI Padang Ratu II di Desa Kota Dalom, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Mahfuz, mengapresiasi SL IPDMIP.

Mahfuz yang juga berprofesi sebagai penyuluh swadaya pada komunitas petani di Kecamatan Way Lima itu membagi tips bagaimana agar sukses seperti yang dialaminya saat ini. Selain kemauan yang harus kuat dan keuletan, petani juga harus belajar hitung-hitungan yang matang.

“Aslinya lahan saya warisan orang tua cuma 0,5 hektare (ha), sisanya 1 ha lebih yang saya sewa dan kontrak dari petani lain yang kebetulan hendak menyewakan lahannya,” terang Mahfuz.

Mahfuz mengakui peningkatan hasil dari lahan yang dimilikinya secara signifikan dirasakannya sejak ada program SL IPDMIP melalui Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran sejak tahun 2018 lalu.

“Melalui SL IPDMIP, petani diajari bercocok tanam, penanggulangan hama, dan hitung-hitungan pertanian,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *