Categories Sleman

Laksanakan Vaksinasi Pelajar di SMK Insan Cendekia Sleman, Binda DIY Dorong Vaksinasi Anak 5-12 Tahun untuk Cegah Munculnya Klaster Sekolah

Suarayogyakarta.com – Badan Intelijen Negara Daerah DIY (BINDA DIY) , medorong segera diberikannya vaksin bagi anak berusia 5 hingga 12 tahun. Menyusul munculnya klaster sekolah di Sedayu Bantul. Koordinator BINDa DIY Adi Riyanto menyampaikan pernyataan ini, di sela-sela vaksinasi Covid-19 di SMK Insan Cendekia Sleman, Senin (8/11/2021).

Pemberian vaksin bagi anak berusia 5 hingga 12 tahun ini setidaknya dapat mencegah muculnya klaster sekolah. Sebab berdasarkan hasil penelusuran, klaster sekolah di Sedayu berawal dari tertularnya 8 siswa SD Sukoharjo Sedayu. Sedangkan penularan pertama, dari jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Saat masih hidup, pasien memiliki penyakit TBC dan belum divaksin.

Kondisi ini menunjukan pentingnya vaksinasi, untuk mencegah Covid-19. Khususnya, bagi siswa SD yang belum menyadari pentingnya protokol kesehatan. Sehingga vaksinasi sangat dibutuhkan sebagai perlindungan.

“Anak- anak kadang lupa menerapkan protokol kesehatan, terutama saat berada di luar kelas,” jelas Adi Riyanto.

Pemberian vaksin bagi anak berusia 5 hingga 12 tahun, sudah mendapat ijin dari pemerintah. Namun belum terdapat petunjuk pelaksanaannya. Dirinya berharap, kegiatan ini bisa segera dilaksanakan sehingga dapat menambah capaian vaksinasi di DIY. Sebab berdasarkan data, masih terdapat 13 persen warga DIY yang belum divaksin.

Antara lain sasaran yang memang tidak dapat divaksin, karena memiliki penyakit tertentu. Sasaran yang berusia 5 hingga 12 tahun serta sasaran yang menolak vaksin atau memilih jenis vaksin tertentu yang belum tersedia. Kondisi ini cukup menghambat DIY, untuk mencapai target 100 persen vaksinasi pada akhir tahun.

Selain vaksinasi, BINDa DIY juga melakukan edukasi dan supervisi terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah. Untuk mencegah munculnya klaster sekolah, juga dilakukan tracing secara acak bagi siswa, khususnya di sekolah yang kawasan zona merah.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *