Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II, di Gedung Gedung DPD RI, Sabtu (16/12). Salah satu poin penting yang disampaikan dalam rakerda ini adalah komitmen mewujudkan Pemilu 2024 yang damai, aman, jujur, adil dan profesional.
Ketua Umum MUI DIY Prof Dr Machasin MA, menjelaskan, rakerda tahun ini memang tidak bisa dilepaskan dari momentum Pemilu 2024. Itu karena saat ini sudah memasuki tahapan Pemilu 2024. Bahkan dua bulan ke depan sudah memasuki pemungutan suara. “Karena itu tema yang diangkat adalah Memperkokoh Komitmen Kebangsaan dan Persatuan Bangsa dalam Bingkai Keberagaman Menuju Pemilu Damai 2024,” tandasnya di sela pembukaan rakerda.
Rapat tahunan ini dihadiri delapan komisi yang ada di kepengurusan MUI DIY periode 2021-2026, perwakilan seluruh MUI kabupaten dan Kota Jogja serta organisasi otonom. Organisasi otonom di bawah struktur organisasi MUI DIY meliputi Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Makanan (LPPOM), Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas), Gerakan Nasional Anti Narkoba (Gannas Annar), Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas), dan Badan Wakaf Uang Tunai (BWUT).
Machasin menambahkan dalam kontek merajut kebhinekaan, pemilu menjadi ujicoba bagi segenap warga. Sebab, hajat bersama untuk memilih pemimpin bangsa ini kerap diwarnai dengan riak-riak yang mengusik rasa persatuan. Padahal Indonesia dibangun di tengah keberagaman agama, bahasa, suku dan sebagainya. Keberagaman tersebut yang seharusnya dapat dijaga dengan baik.
Ditegaskannya, tidak perlu diperdebatkan siapa memilih siapa. Siapapun yang kelak terpilih, harus didukung bersama. Sebab, hal itu akan menjadi kepentingan kita bersama. Makanya MUI tidak menjatuhkan pilihan pada salah satu calon mana pun. “Tetapi di masyarakat MUI harus mengambil bagian untuk mensukseskan pemilu yang damai,” tegasnya.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalam sambutan yang dibacakan Kepala Biro Mental Spiritual Setda DIY Djarot Margiantoro, mengapresiasi konsistensi MUI DIY karena memilih tema pemilu damai dalam rakerda kali ini. Menurutnya MUI mampu bersikap independen serta tetap konsisten tanpa tekanan dan bergerak sesuai koridor.,”Pemilu damai membutuhkan partisipasi semua elemen sesuai kewenangannya masing-masing,” tuturnya.
Rakerda sehari ini menghasilkan sejumlah rekomendasi penting. Salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah mengimbau para juru dakwah atau dai agar tidak lelah berdakwah untuk mengajak umat Islam bersatu. Selain itu berada di tengah masyarakat dalam mencegah terjadinya perpecahan serta menghindari ujaran kebencian, berita atau hoaks.
