Kantor Staf Kepresidenan Terima Aspirasi Partai Lokal Papua

Kantor Staf Kepresidenan Terima Aspirasi Partai Lokal Papua

Tenaga ahli Deputi V Kantor Staf Presiden RI Laus Deo Calvin Rumayom menerima aspirasi tentang partai lokal dalam bentuk dokumen yang diserahkan Partai Papua Bersatu (PPB) di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (19/6) sore.

Aspirasi dalam bentuk dokumen diserahkan Ketua Umum PPB Kris DJ Fonataba didampingi Sekjen Darius Nawipa dan sejumlah kader serta ketua PBB dari 29 kota / kabupaten yang disaksikan salah satu guru besar dari Universitas Cenderawasih Prof Dr M Hetaria.

“Tentunya perjuangan ini tidak mudah karena membutuhkan sebuah proses pendampingan hukum yang kuat untuk kajian-kajian ilmiah yang kuat, butuh studi-studi yang mendalam sehingga partai lokal tidak hanya sebatas dilihat dari sisi politik lokal, tapi harus dilihat bahwa ini adalah amanat atau perintah di dalam undang-undang yang harus dilaksanakan,” kata Laus.

Hal yang menarik yang ditemui dalam pertemuan dan diskusi dengan keluarga besar dari Partai Papua Bersatu adalah terbentuknya sebuah budaya hukum, politik dan budaya demokrasi yang betul-betul solid.

“Menurut saya ini luar biasa sehingga, atas nama Kantor Staf Presiden memberikan apresiasi dan menerima dokumen yang diberikan dalam rangka juga menyampaikan kepada bapak Presiden RI bahwa partai lokal di Papua adalah salah satu atau menjadi bagian yang penting dalam evaluasi UU Otsus,” katanya.

“Ini kedepannya bisa sebagai risalah, dari hasil sidang Mahkamah Konstitusi Indonesia dalam gugatan uji materi UU Otsus Papua Nomor 21 Tahun 2001. Ini juga bisa menjadi telaah dan pandangan hukum dalam rangka upaya lahirkan kebijakan untuk Papua,” kata Laus.

Sementara itu, Ketua Partai Papua Bersatu Kris DJ Fonataba mengatakan kehadiran salah salah satu Staf Kepresidenan di sekretariat Partai Papua Bersatu yang bermarkas di Kota Jayapura telah menorehkan sejarah bagi perjuangan partai lokal dalam tatanan perpolitikan di tanah Papua.

“Kami apresiasi kehadiran dari Pak Laus, sebagai Staf Ahli Kantor Staf Presiden. Harapan kami, dokumen yang diserahkan itu bisa ditelaah dan dikaji. Karena, kami ingin sampaikan bahwa Partai Papua Bersatu siap menjadi salah satu konstestan dalam pemilu, baru kita bisa bicarakan kelanjutan UU Otsus,” kata Kris disambut tepuk tangan para kader PPB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *