Yogyakarta – Dalam rangka turut serta mensosialisasikan kebiasaan adaptasi baru, P3PKN (Pengembangan Pendidikan Promosi Pariwisata Dan Kebudayaan Nusantara) menggelar sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan Pariwisata Jogjakarta dan Kebudayaan nusantara yang dirangkum menjadi satu dalam sebuah kegiatan festival seni.
Kegiatan ini juga ditujukan sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk tetap dapat mengekspresikan jiwa seni mereka ditengah situasi pandemi seperti ini dengan tetap melaksanakan aturan protokol kesehatan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2020 dengan Judul “Jogja Violin Fest”, juga sebagai acara peringatan hari Sumpah Pemuda.
Para penampil pada acara tersebut adalah violinis-violinis muda yang berbakat serta para musisi dari Jogjakarta.
“Sosialisasi adaptasi kebiasaan baru ini diselenggarakan untuk mengkampanyekan Indonesia cegah Covid-19, memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan seperti social distancing (jaga jarak), memakai masker, serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang dikemas dalam bentuk sebuah pertunjukkan seni dan beberapa kolaborasi dari para pelaku seni. Harapannya pesan yang disampaikan dalam acara Jogja Violin Fest ini akan lebih diterima oleh masyarakat dan juga meminimalisir kecemasan berlebih terhadap Covid-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan disetiap aktivitasnya,” ungkap Ridwan selaku ketua pelaksana sekaligus Direktur P3PKN.
Jogja Violin Fest terbagi menjadi dua agenda yaitu pra acara dan acara utama.
Untuk pra acara sendiri telah dilaksanakan talkshow terkait adaptasi kebiasaan baru, dan juga telah dilaksanakan pengambilan video penampilan para violinis dengan latar belakang wisata yang ada di Jogja dari ujung Utara ke ujung Selatan Jogja yang di ambil pada pagi hingga malam hari.
Hasil dari video tersebut ditayangkan saat opening acara utama. Untuk pembuatan video tersebut dilakukan pengambilan di Bungker Kali Adem sebagai ujung Utara , kemudian dari sisi tengah kota dilakukan pengambilan video di Alun-Alun Selatan dan Malioboro, lalu yang terakhir adalah pengambilan video di objek Wisata Gumuk Pasir dan Pinus Sari sebagai ujung selatan Jogjakarta.
Untuk acara Utama nya terdapat penampilan dari komunitas biola Jogja, Symphonima Band, Tim Tari Nusantara, serta dimeriahkan oleh Kitha Band, Fahmi Arsyad Said dan Oki Kumala, serta Alffy Ref sebagai Bintang tamu Utama.
Masyarakat disuguhkan kolaborasi Fahmi Arsyad Said dengan tim Tari Nusantara diiringi oleh alunan biola dari para violinis pada saat pembukaan acara, yang mana Fahmi menampilkan medley lagu daerah Nusantara seperti Sinanggartulo dari Batak, kemudian lagu dari Kalimantan Selatan , Sulawesi Selatan, Sunda dan Papua yang diperindah dengan tarian-tarian kreasi dari tim Tari Nusantara.
