Jelang Lebaran, Stok Sembako di Kabupaten Bantul Aman

Jelang Lebaran, Stok Sembako di Kabupaten Bantul Aman

Menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah, stok bahan pokok di tingkat pedagang pasar Kabupaten Bantul dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Stok bahan pokok saya pastikan aman dan cukup, bahkan untuk beras cukup hingga tiga bulan ke depan, masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul Sukrisna Dwi Susanta di Bantul, Selasa (19/5/2020).

Menurut dia, stok beras di lima pasar rakyat mencapai 14,7 ton, sementara stok di distributor 8,7 ton. Sedangkan stok gula pasir di pasar 1,9 ton dan distributor 1.624 ton, kemudian stok minyak goreng di lima pasar seberat 1.216 liter dan di distributor 30.182 liter.

Sementara itu stok tepung terigu di lima pasar rakyat seberat 1.625 kg, stok di distributor sebanyak 129.476 kg. Kemudian stok daging sapi di pasar sebanyak 515 kg dan di distributor 500 kg.

“Untuk stok daging sapi ini menurun, biasanya stok di distributor mencapai 1.000 kg. Namun permintaan daging sapi mengalami penurunan, karena usaha katering dan restoran banyak yang tutup,” katanya.

Dia juga mengatakan, selain stok bahan pokok mencukupi kebutuhan, beberapa komoditas strategis mengalami penurunan harga, misalnya gula pasir yang sebelumnya Rp17.500 kini menjadi Rp15.700 per kgsetelah dilakukan beberapa kali operasi pasar (OP).

Kemudian harga beras IR 1 yang semula sebesar Rp9.800 per kg menjadi Rp9.700 per kg, sementara beras IR 2 dari sebesar Rp9.200 per kg menjadi Rp9.100 per kg, bawang putih kating dari rata-rata Rp27.367 menjadi Rp25.267 per kg.

“Bahan pokok yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi yaitu bawang merah dari sebesar Rp40.900 per kg menjadi Rp44.567 kg, kemudian daging ayam broiler dari Rp27.700 per kg menjadi Rp33.567 per kg,” katanya.

Komoditas pokok yang harganya relatif stabil yaitu minyak goreng rata-rata sebesar Rp12.800 per liter, daging sapi kelas satu stabil di kisaran harga sebesar Rp120.000 per kg.

“Harga itu berdasarkan pantauan petugas di lima pasar rakyat yakni Pasar Bantul, Pasar Niten, Pasar Piyungan, Pasar Imogiri dan Pasar Pijenan Pandak,” katanya.

Sumber : https://jogjapolitan.harianjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *