
Lima kabupaten/kota di DIY telah resmi meluncurkan maskot untuk hajatan Pilkada serentak 2024. Maskot yang menjadi ikon pesta demokrasi daerah tersebut menjadi penanda tahapan Pilkada yang semakin intens.
Terkait dengan hal tersebut, Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Zainul Bahar ketika menghadiri acara yang digelar Rabu (19/6/2024) kemarin oleh KPU DIY menuturkan, pihaknya siap mengamankan jalannya Pilkada 2024.
“Kita siap, tidak merubah apa yang menjadi (pola) pengamanan seperti apa yang telah dilakukan sebelumnya,” ujar Danrem Pamungkas.
Zainul Bahar juga memproyeksikan pelaksanaan pilkada di Yogyakarta akan berjalan kondusif karena minimnya faktor pemicu konflik. Ini dibuktikan dari perhelatan pemilu serentak pada 14 Februari lalu.
“Kita siapkan sama dengan (ketika) pilpres. Kita tetap memback up polisi. Kalau bicara potensi, tidak ada potensi rawan ya, mudah-mudahan Yogyakarta ini aman,” ucapnya.
Terpisah, Kapolda DIY Irjen Polisi Suwondo Nainggolan menegaskan, kondisi kamtibmas di Yogyakarta saat ini terbilang kondusif meski di tengah tahapan Pilkada yang berlangsung.
“Nah tentunya saat ini secara umum, situasi kamtibmas di Yogyakarta itu terkendali dan aman, itu secara angka! Secara rasa, kita lihat bahwa angka wisatawan terus meningkat,” kata dia.
Polda DIY pun berkomitmen untuk menjaga kondisi tersebut mengingat keamanan adalah investasi terbesar untuk Yogyakarta yang menjadi kota destinasi wisata. Belum lagi predikat lainnya yang disandang Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan dan Kota Budaya.
“Tentunya tidak sesempurna itu, ada hal-hal yang menjadi perhatian khusus, yang kemudian akan kita lakukan upaya bersama-sama, Polri, TNI, Pemda dan Jaga Warga. Fokus ini harus kita lakukan, kenapa? Selalu saya sampaikan, keamanan di Yogyakarta itu bukan hanya situasi, keamanan di Yogyakarta itu investasi,” ucap Suwondo Nainggolan.
KPU Kota Yogyakarta menjadi daerah terakhir yang meluncurkan maskot untuk Pilkada pada Selasa (18/6/2024) malam. KPU Kota Yogyakarta melakukan launching maskot flora asli Yogyakarta yaitu buah kepel.
Sedangkan slogan yang digunakan adalah Jogja Tumandang yang merupakan harapan agar seluruh entitas di Yogyakarta Bersatu menuju pemilihan walikota dan wakil walikota Yogyakarta yang damai.
