BPPT: 100 Ribu PCR Sudah Didistribusikan

BPPT: 100 Ribu PCR Sudah Didistribusikan

KEPALA Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengungkapkan Indonesia sudah mampu memproduksi polymerase chain reaction (PCR) diagnostic test. Sebanyak 100 ribu unit PCR yang diproduksi Bio Farma pun telah didistribukan ke rumah sakit/laboratorium rujukan yang memenuhi standar teknis seperti memiliki fasilitas Bio Safety Level (BSL) 2, PCR Open System dan sudah pernah melakukan analisa sampel covid-19.

Beberapa rumah sakit/laboratotium yang telah menerima donasi PCR antara lain, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya, BBTKLPP Yogyakarta, Fakultas Kedokteran UGM, Laboratorium Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran UI, dan masih banyak lagi.

“PCR sudah produksi 100.000 kit. Menuju 2 juta unit di akhir Juli,” kata Hammam, Selasa (2/6).

Sedangkan untuk ventilator, masih dalam tahap uji klinis. Diperkirakan dapat diproduksi bulan ini sebanyak 100 unit/minggu/pabrik.

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menuturkan proses pengembangan produk riset untuk penanganan covid-19 berjalan dengan relatif lancar. Namun, terkadang masih perlu penyesuaian dalam beberapa tahap.

“Terkadang masih perlu penyesuaian di Kementerian Kesehatan dalam proses pengujian, izin edar, dan pengadaan karena inovasi saat ini belum ada precedent-nya di masa lalu,” ujar Bambang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dapat memproduksi massal test kit non-polymerase chain reaction (PCR) diagnostic test, PCR Covid-19, dan ventilator pada Juni ini.

Sumber: https://mediaindonesia.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *