Categories Yogyakarta

Anak Muda Harus Jadi Agen Pilkada Damai

Komite Independen Sadar Pemilu (KISP) menyelenggarakan Kick Off Pemantauan Pilkada 2024. Mereka akan memantau di empat wilayah, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Potensi konflik horizontal dan kekerasan selama kontestasi Pilkada, menjadi salah satu isu yang dipantau. Koordinator Umum KISP Moch Edward Trias Pahlevi menyampaikan, kegiatan ini diawali munculnya keresahan pribadi mengenai isu dan dinamika politik di daerah.

”Maka kami akan memantik partisipasi langsung dari anak muda dalam ruang lingkup politik di daerah masing-masing,” kata Edward dalam launching Kick Off Pemantauan Pilkada di Yogyakarta.

Maka untuk mengawal isu konflik horizontal dan kekerasan di Pilkada, KISP akan berkolaborasi dengan Indika Foundation dan Muda Bicara ID. Mereka menginisiasi kegiatan Muda Bicara Academia: Peace Political Agent.

Upaya ini untuk mencapai Pilkada yang damai, melalui upaya kolaborasi antara semua pihak yang terlibat. Peran pemerintah selain sebagai penyelenggara, juga penting untuk berkontribusi pemberian anggaran dan pendidikan politik.

Sehingga Anggota Bawaslu DIY Umi Illiyina melihat potensi konfliknya, akan langsung berdampak kepada masyarakat. Apalagi, persoalan di Pilkada mendatang tidak jauh berbeda dengan Pemilu kemarin.

”Karena para calon dan dinamikanya lebih personal, juga isu-isunya lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Secara provinsi, wilayah DIY masuk kategori sedang dalam peta kerawanan pemilu. Tetapi dalam lingkup agregasi kabupaten dan kota, Kabupaten Sleman masih menduduki peringkat tujuh.

“Hal ini menjadi indikator penting bagi Bawaslu untuk dapat berhati-hati menghadapi dinamika politik dalam pilkada 2024,” katanya.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *