Airlangga: Pemerintah Tak Asal-asalan Tetapkan Daerah Terapkan New Normal

Airlangga: Pemerintah Tak Asal-asalan Tetapkan Daerah Terapkan New Normal

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan penetapan satu daerah bisa menerapkan tata kehidupan normal baru (new normal) tidak asal-asalan. Suatu daerah ditetapkan dalam status new normal apabila sudah berstatus zona hijau atau kuning.

“Tugas pemerintah pusat, kementerian, dunia usaha dan masyarakat untuk mendorong daerah-daerah menjadi (zona) kuning ataupun hijau. Dengan demikian, dalam posisi kuning dan hijau diberlakukan norma baru. Normal baru mensyaratkan setiap masyarakat wajib menggunakan masker dan jaga jarak sampai vaksin ditemukan,” kata Airlangga, dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Partai Golkar, Kamis (4/6/2020) malam.

Ia menjelaskan secara nasional, ada 98 kabupaten/kota yang hijau dan tidak terdampak Covid 19. Terhadap daerah-daerah itu, dibuka perekonomiannya dan warga bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. Kemudian ada 138 kabupaten/kota yang tren tingkat penularan virusnya atau Rt sudah mendekati di bawah 1. Terhadap daerah-daerah ini sudah masuk dalam risiko rendah, namun tetap dimonitor dalam beberapa hari ke depan.

“Ada 166 kabupaten/kota risikonya sedang dan 108 kabupaten/kota yang risikonya tinggi,” jelas Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan, normal baru adalah tatanan adaptasi terhadap virus corona sebelum vaksin ditemukan. Dalam status ini, pertimbangan kesehatan dan sosial ekonomi menjadi dua sisi mata uang yang sama penting. Yang perlu dijaga dalam new normal adalah menggunakan masker dan jaga jarak, sering cuci tangan, pakai hand sanitizer, dan meningkatkan imunitas. Di sektor usaha dan sosial seperti pendidikan dan keagamaan harus diatur secara ketat protokol kesehatan oleh masing-masing sektor.

Dia menambahkan, sektor pendidikan dan pariwisata termasuk sektor yang terakhir dilonggarkan. Sebab, kedua sektor itu dianggap memiliki risiko tinggi jika dilonggarkan saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *