Suara Yogyakarta – Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Danang Maharsa memimpin langsung pemantauan stok atau ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dan agen menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Rabu.
“Dari pantauan didapatkan informasi bahwa ketersediaan bahan pokok tidak terlalu mengalami penurunan dan persediaan mencukupi,” kata Danang Maharsa.
Pemantauan dilakukan dengan menyasar tiga lokasi yaitu Pasar Prambanan, agen gas elpiji Kalasan, dan gudang sembako di Berbah.
“Untuk bahan pokok, ini ketersediaannya tidak terlalu mengalami penurunan dan dari segi harga ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti minyak goreng, telur, dan cabai, tetapi secara keseluruhan ketersediaan stok masih memenuhi dan permintaan juga stabil,” katanya.
Menurut dia, hasil peninjauan dan informasi di lapangan ini akan menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi kelangkaan stok bahan pokok.
“Pantauan ini sebagai bentuk antisipasi pemerintah. Setelah ini instansi-instansi terkait untuk menindaklanjuti terkait komoditas-komoditas tadi yang mengalami kenaikan dari segi harga dan lainnya,” katanya.
Selain bahan pokok, peninjauan juga dilakukan di agen elpiji wilayah Berbah untuk mengetahui kondisi ketersediaan elpiji yang ada di Sleman.
“Dari diskusi yang kami lakukan dengan pihak agen dan Pertamina, memang ada informasi keluhan dari masyarakat mengenai kelangkaan stok elpiji di pengecer. Namun setelah kami pantau, di agen sendiri ketersediaan stabil dan harga juga stabil,” katanya.
Danang mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Biro Administrasi Perekonomian dan SDA DIY untuk kemudian nanti bisa mengetahui permasalahan yang mengakibatkan kelangkaan stok elpiji di tingkat pengecer.
