Categories Nasional Politik

9 Poin KAMI ditolak di Berbagai Daerah

Suarayogyakarta.com – Sejumlah pemuda dan mahasiswa di berbagai daerah menegaskan bahwa mereka menolak kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

kehadiran KAMI di berbagai daerah hanya bertujuan untuk melakukan provokasi. dan beberapa deklarator KAMI hendak melakukan manuver di berbagai daerah di Tanah Air.

“Kita dengan tegas menolak dan menentang segala bentuk aktivitas ataupun gerakan politik KAMI , karena kita melihat ini akan berpotensi memunculkan kegaduhan besar, bahkan perpecahan di tengah masyarakat yang majemuk,”.

Jadi untuk apa ada gerakan-gerakan politik lagi, kita lihat deklarasi-deklarasi yang terjadi di Pulau Jawa dan kemarin di Sumatera Utara atau Medan bahwa contoh kehadiran KAMI menjadi kegaduhan di tengah masyarakat.

9 poin penolakan mereka terhadap KAMI

  1. Menolak segala bentuk aktivitas dan gerakan politik Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), karena berpotensi menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di tengah masyarakat yang majemuk dan sedang fokus menangani dampak pandemi Covid-19. 
  2. Menentang keras narasi, diksi, dan provokasi yang dibangun oleh para tokoh KAMI karena dinilai telah merongrong persatuan bangsa Indonesia dan bertolak belakang dengan budaya serta watak masyarakat Indonesia yang cinta kedamaian.
  3. Mengecam keras provokasi yang dilakukan oleh para deklarator KAMI dengan menunggangi aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dengan sengaja dilakukan untuk mendiskreditkan pemerintah.
  4. Meminta kepolisian mengusut tuntas dugaan keterlibatan para deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dalam kerusuhan aksi Omnibus Law.
  5. Percaya dan mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah dalam penanganan dampak Covid-19 serta mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pernyataan-pernyataan negatif yang dilakukan oleh KAMI.
  6. Mendesak aparat Kepolisian agar tidak memberikan izin terhadap setiap aktivitas KAMI Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi di Indonesia agar tidak terjadi kegaduhan masyarakat di tengah pandemik saat ini.
  7. Meminta kepada kepala daerah di berbagai Provinsi untuk dengan tegas melakukan penolakan terhadap kehadiran KAMI di setiap kabupaten/kota di berbagai Provinsi.
  8. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengedepankan persatuan, menjaga kondusifitas, serta menolak gerakan-gerakan politik yang memecah belah persatuan dan kebhinekaan di tengah kemajemukan masyarakat.
  9. Meminta pemerintah dan semua elemen masyarakat agar dapat terus bersatu-padu serta membangun kepercayaan dan gotong-royong untuk menghadapi musibah dari pandemi Covid-19.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *