2021, Pemerintah Fokus Penguatan Sistem Kesehatan Nasional

2021, Pemerintah Fokus Penguatan Sistem Kesehatan Nasional

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyebut penguatan sistem kesehatan nasional akan menjadi salah satu major project dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021. Apalagi setelah pandemi virus korona (covid-19) melanda berbagai negara di dunia, tak terkecuali Indonesia pada tahun ini.
 
Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Subandi memaparkan, Aman Covid-19 sebagai bagian dari reformasi kesehatan nasional dan optimalisasi pemanfaatan DAK kesehatan untuk mendukung penguatan sistem ketahanan nasional.
 
“Hal ini dilakukan untuk memperkuat sistem kesehatan nasional dalam rangka meningkatkan kesiapan dalam menghadapi pandemi, kegawatdaruratan kesehatan masyarakat yang juga menjadi concern dunia, serta recovery dan penyelesaian masalah kesehatan,” kata dia dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2020.

Dalam Temu Konsultasi Triwulanan Bappenas-Bappeda Seluruh Indonesia, Kementerian PPN/Bappenas mengambil tema ‘Langkah-Langkah Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19’. Pertemuan virtual ini membahas mitigasi covid-19 dan isu kesehatan ke depan, termasuk bagaimana mempersiapkan sistem kesehatan nasional.
 
Adapun fokus penguatan sistem kesehatan nasional di 2021 yang pertama adalah penguatan gerakan masyarakat hidup sehat sebagai langkah promotif dan preventif melalui kegiatan peningkatan perilaku untuk pengurangan risiko penyakit tidak menular, penguatan fungsi puskesmas, dan peningkatan imunisasi.
 
Kedua, penguatan ketahanan kesehatan yaitu kemampuan untuk mencegah, mendeteksi, dan juga merespons melalui memperkuat pos pintu masuk atau kantor kesehatan pelabuhan, sistem penguatan dini, surveilans penyakit realtime, kapasitas dan jejaring laboratorium, kesiapan SDM, dan protokol dan tata laksana respon cepat, serta perluasan case detection, skrining, dan karantina kesehatan.
 
Ketiga, penguatan sumber daya melalui pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan sesuai kelas RS dan sistem rujukan, pemenuhan dokter dan sembilan jenis tenaga kesehatan di puskesmas, pemenuhan vaksin dan obat, dukungan insentif bagi industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *