Wali Kota Yogya Minta Suporter Bola Tahan Niat Berkumpul

Wali Kota Yogya Minta Suporter Bola Tahan Niat Berkumpul

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti meminta kepada para suporter bola untuk tidak melakukan kerumunan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Ditakutkan, klaster penyebaran Covid-19 kian bertambah di wilayah setempat setelah ditemukan kasus serupa di warung soto. 

“Ini kami tadi juga baru tes cepat kepada pemain dan official PSIM Yogyakarta. Ada sekira 30-40 orang yang kita tes. Hasilnya non reaktif semua. Kelanjutan Liga 2 kan sebentar lagi mau berlangsung, kami harap suporter juga patuh dan tidak kumpul-kumpul dulu, sehingga pandemi Covid-19 ini bisa dikendalikan,” ujar Haryadi yang juga Ketua Dewan Pembina PSIM Yogyakarta. 

Haryadi menyebut, pihaknya serius dalam penanganan pandemi Covid-19.

Namun, upaya keras pemerintah tidak akan maksimal jika tidak diikuti dengan kesadaran dari masyarakat sendiri.

“Untuk itu, kumpul-kumpul ditahan dulu, bisa komunikasi lewat sosial media atau yang lain,” katanya. 

Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan, saat ini Pemkot Yogyakarta secara intensif melakukan pelacakan terhadap kluster warung soto di Umbulharjo.

Namun, demikian masyarakat diminta tidak terlalu panik yang berlebihan. 

“Intinya waspada saja, kalau ada merasa tidak nyaman dengan penggunaan masker itu wajar, saya juga seperti itu. Tapi di masa sekarang semua wajib demikian,” katanya. 

Dilanjutkan, upaya pemeriksaan tes cepat Covid-19 kepada pemain PSIM Yogyakarta juga akan dilakukan secara bertahap.

Pemain yang datang dari zona merah Covid-19 juga diminta untuk menunjukkan surat laporan kesehatan.

Haryadi menyebut, dirinya masih menemukan para suporter bola kerap berkumpul di warung-warung kopi maupun cafe.

Meski belum mengambil tindakan, dirinya meminta hal tersebut untuk dikurangi. 

“Kita sama-sama menjaga lah, bagaimana supaya pandemi ini bisa cepat diselesaikan,” pungkas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *