RUU HIP Harusnya Perkuat Nilai Pancasila Bagi Anak Bangsa

RUU HIP Harusnya Perkuat Nilai Pancasila Bagi Anak Bangsa

KETUA Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia  (GMKI) Sumatra Utara Gito M Pardede menilai Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) harus memperkuat pemahaman ideologi Pancasila itu sendiri. Pemerintah tidak membuka pintu untuk paham ideologi-ideologi lain melalui Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP). “Dengan bergulirnya RUU HIP dan kaitannya dengan isu kebangkitan partai terlarang ini di Indonesia, saya berharap masyarakat harus cerdas menanggapi wacana RUU HIP ini. Jangan sampai ini negara malah kacau dengan monopoli tafsiran Pancasila yang merupakan keputusan final dari penggagas bangsa dan kepunyaan seluruh bangsa di nusantara.  Yang perlu dikhwatirkan adalah ketidakmampuan negara menanamkan Pancasila bagi anak bangsa daripada meributkan kebangkitan ideologi yang belum tentu kebenarannya, “ujar Gito, Selasa (16/6).

“Agar perjalanan bangsa ini ke depan tidak selalu dibayangi oleh ketidakpastian dan keresahan,” kata Gito.

Menurut dia, ketidakpastian dan keresahan sosial ini akan sangat mudah dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membangunkan isu-isu yang tak produktif. Hal itu dinilainya malah bisa merusak tatanan kehidupan harmonis yang sudah tercipta di dalam masyarakat. “Tindakan semena-mena demikian sama dengan pengambilalihan hak milik pribadi secara sewenang-wenang yang tidak memiliki dasar hukum,” ucapnya. Gito mengimbau pemerintah memberi perhatian lebih besar atas radikalisme agama dan geliat ekonomi yang didominasi oleh kerakusan. Hal-hal sepertiĀ ini justru dapat menjauhkan masyarakat dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. “Musuh yang utama bangsa ini sebenarnya kemiskinan, ketidakmerataan ekonomi, korupsi dan ketidakadilan sosial,” tandasnya. (OL-3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *