Gugus Tugas penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersiap menghadang gelombang wisatawan, yang diperkirakan akan memadati obyek wisata di DIY mulai 28-31 Oktober.
Masa tersebut merupakan libur panjang akhir pekan, yang juga berdekatan dengan akhir pekan pertama di bulan November.
Selain antisipasi gelombang wisatawan, pemerintah DIY juga mewaspadai adanya pemudik dari luar daerah yang pada libur lebaran kemarin tertunda untuk pulang kampung.
Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas DIY, Biwara Yuswantana, mengatakan secara pengamanan, pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektor di antaranya pelaku wisata mulai dari Asita, PHRI, dan beberapa komponen lainnya.
Sementara dari sisi kesehatan, Biwara mengatakan urgensi kesiapan di sektor kesehatan tidak sebesar ketika persiapan libur lebaran Juli lalu.
“Tentu tidak seperti libur lebaran ya dengan mendirikan pos kesehatan di beberapa titik. Tapi saat ini jauh lebih mengedepankan kesiapan protokol kesehatan dipelaku wisata,” katanya, Selasa (27/10/2020).
Lebih lanjut, Biwara menyampaikan bagi wisatawan yang ingin masuk ke DIY disarankan untuk mengakses via Jogja Pass.
Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana
Ia menambahkan, antisipasi munculnya klaster saat libur panjang justru lebih ditekankan kepada pemerintah Kabupaten/Kota.
“Justru Kabupaten/Kota yang bisa mengawal dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi,” tegasnya.
