Categories Politik Yogyakarta

KPU Kota Jogja Gelar Simulasi Pencoblosan bagi Disabilitas

Agenda simulasi pencoblosan bagi kalangan disabilitas oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja sukses terlaksana.

Pada Selasa (23/01/2024) di Hotel Tara Yogyakarta.

Simulasi tersebut bertujuan untuk melihat kendala dan kesulitan teknis para penyandang difabel dalam menyalurkan hak suaranya.

Sulitnya mendeteksi jenis surat suara menjadi kendala yang dialami oleh pemilih difable.

“Mekanismenya tidak ada perbedaan, sama dengan 2019.”

“Alat bantu braille, bagi tunanetra khususnya, tetap disediakan.

“Untuk surat suara pasangan calon presiden dan DPD RI,” ujar Komisioner KPU Kota Jogja, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Erizal, Selasa (23/1/2024).

Semua kekuarga peserta disabilitas tersebut diharapakan bisa mendampingi mereka untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Pengalaman di pemilu tahun 2019, masih banyak penyandang didabel yang urung mencoblos karena tidak ada yang mengantar,” tuturnya.

Hal tersebut berfungsi sebagai database bagi petugas TPS.

“Kalau butuh edukasi terkait tata cara pencoblosan, nanti akan dibantu sama teman-teman KPPS. Mereka sudah dibekali itu,” bebernya.

Paling banyak adalah pemilih dengan disabilitas fisik yaitu sejumlah 1.603 pemilih.

Selanjutnya sejumlah 194 pemilih terdata dengan disabilitas intelektual.

“Sejumlah 926 pemilih dengan disabilitas mental, 272 disabilitas wicara, 96 disabilitas rungu dan 272 disabilitas netra,” tandasnya.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *