SEMARANG – Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) kembali melakukan edukasi masyarakat Kota Semarang. Kali ini, tim berkunjung di SMK Theresiana Semarang yang berlokasi di Jalan Gajahmada No 91 Semarang.
“Kami ingin berbagi pengalaman terkait adaptasi kebiasaan baru (AKB) dan pencegahan Covid-19,” kata Koordinator Tim B Velox BIN, Tomi Alfa seusai acara, Selasa (17/11).
Menurutnya, pandemi Covid – 19 belum usai. Ia berharap, melalui kegiatan dekontaminasi, sosialisasi, dan edukasi tersebut, masyarakat semakin paham tentang penerapan protokol kesehatan dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Hadirnya kami di tengah masyarakat selain mengedukasi juga melakukan aksi nyata, seperti penyemprotan disinfektan, pembagian masker di SMK Theresiana Semarang seperti sekarang ini,” katanya.
Ia menjelaskan, sekolah menjadi salah satu sasaran tim untuk sharing knowledge seputar Covid-19 serta pencegahannya. Sehingga sekolah akan semakin siap apabila kebijakan pembelajaran tatap muka kembali dilaksanakan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pihak SMK Theresiana Semarang, sehingga rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” ujanya.
Ia berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir, selanjutnya masyarakat dapat menjalani Adaptasi Kebiasaan Baru, dimana semua masyarakat dapat kembali beraktivitas, namun tetap aman dari Covid-19. Pihaknya mengajak agar seluruh masyarakat berpartisipasi aktif dalam pencegahan Covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan.
“Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, wabah pasti dapat dilalui,” imbuhnya.
Salah satu fasilitator, dokter Jerez Clinton, menjelaskan pentingnya menjalankan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Kami berharap penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan, hingga nanti, vaksin Covid-19 digunakan masyarakat Indonesia,” katanya.
