Categories Nasional

Kiai Maruf: MUI Dukung Pemberantasan Teroris, Siapa Pun Pelakunya

Suarayogyakarta.com – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menegaskan, tuntutan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang belakangan ini marak, sangat tidak rasional.

Sekadar latar, tuntutan itu mengemuka setelah salah satu anggota MUI yang bernama Ahmad Zain An Najah ditangkap Densus 88 di Bekasi pada 16 November 2021, karena diduga terlibat jaringan teroris.

“Akhir-akhir ini, banyak atau ada sekelompok yang menginginkan supaya MUI dibubarkan. Seperti banyak jawaban yang diberikan oleh para tokoh masyarakat, pimpinan ormas, pimpinan negara, tuntutan itu memang sangat tidak rasional. Saya sependapat dengan pendapat para tokoh itu,” kata Kiai Ma’ruf dalam keterangan persnya, Selasa (23/11).

Menurutnya, bila ada masalah di dalam sebuah organisasi, maka yang harus segera dibenahi adalah masalahnya. Bukan organisasinya yang dibubarkan.

“Jangan karena satu orang. Namanya penyusupan, ya di mana-mana ada. Jadi, bukan rumahnya yang dibakar, tapi ya tikusnya itulah,” tegas Kiai Ma’ruf.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini pun menguraikan beberapa wujud nyata komitmen ormas Islam tersebut, dalam pemberantasan terorisme.

Mulai dari pembuatan fatwa hingga menginisiasi terbentuknya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Terkait soal terorisme, saya kira MUI pagi-pagi sudah membuat fatwa tentang terorisme sebagai tindakan yang haram, dan tidak termasuk jihad. Fatwa inilah yang kemudian dijadikan sebagai rujukan, referensi dari berbagai upaya penanggulangan dan pemberantasan terorisme,” jelas Kiai Ma’ruf.

“MUI tidak hanya membuat fatwa, tapi juga membuat lembaga yang menanggulanginya. Namanya Tim Penanggulangan Terorisme (TPT), yang ketuanya juga saya sendiri. Saya sendiri yang mengetuai itu,” tandasnya.

Ketika lembaga tersebut dibentuk, kata Kiai Ma’ruf, penanggulangan terorisme negara masih dalam bentuk desk terorisme di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Bersama desk terorisme itu, TPT terus melakukan upaya-upaya sosialisasi dalam rangka menangkal terorisme, menangkal radikalisme.

“Bahkan, MUI bersama dengan ormas-ormas Islam lainnya, bersama dengan pemerintah dalam hal ini Menko Polhukam, menginisiasi lahirnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT),” beber Kiai Ma’ruf.

Ia pun menegaskan dukungannya untuk penegakan hukum yang adil dan sesuai ketentuan, terhadap siapa pun yang melakukan tindak kejahatan. Termasuk, terorisme.

“MUI mendukung penanggulangan atau penindakan terhadap mereka yang terlibat terorisme. Siapa pun dia. Walaupun itu misalnya anggota pengurus MUI, kalau dia teroris ya harus dihukum,” pungkas Kiai Ma’ruf.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *