Categories Nasional

Dinsos Kabupaten Jayapura Siapkan 275 unit Rumah Sederhana Bagi Masyarakat Adat

Dinas Sosial Kabupaten Jayapura dalam tahun ini akan membangun 275 unit rumah bagi kelompok masyarakat adat terpencil yang tersebar di Kabupaten Jayapura. Hal itu dinyatakan Kepala Seksi Rehabilitasi Anak Terlantar Dinas Sosial Kabupaten Jayapura, Fredy Yoku saat ditemui di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (4/2/2021).

Yoku mengatakan pembangunan rumah sederhana itu berdasarkan usulan masyarakat yang memang membutuhkan rumah. Yoku menyatakan petugas Dinas Sosial turun langsung ke lapangan untuk mengambil data masyarakat, serta memastikan di mana lokasi rumah akan dibangun.

“Program itu sebenarnya sudah berjalan pada tahun lalu. Karena pandemi [tertunda, namun] dipastikan tahun ini akan berjalan,” ujar Yoku.

Menurutnya, pembangunan rumah sederhana itu akan difokuskan di lima lokasi. Kelima lokasi itu adalah Kampung Benyom Progo di Distrik Kemtuk, Kampung Zoar dan Yadauw di Distrik Kaureh, serta Kampung Demta dan Yokari.

Menurutnya, bantuan rumah sederhana itu adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat adat yang tinggal dalam rumah tidak layak atau belum memiliki rumah tinggal. Bantuan rumah itu menyaratkan untuk dibangun di atas tanah hak ulayat milik calon penerima bantuan, sehingga nantinya tidak terjadi perubahan atau persoalan yang mengakibatkan batalnya pembangunan.

Rumah sederhana bantuan Dinas Sosial dan Kementerian Sosial itu nantinya dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, dapur dan kamar mandi. “Semua data dikumpulkan petugas kami, lalu diusulkan ke Kementerian Sosial. Lalu, [petugas] Kementerian bersama petugas kami sama-sama turun untuk memastikan datanya valid,” kata Yoku yang tidak merinci besaran anggaran bantuan rumah itu.

Kepala Kampung Benyom Progo, Markus Waimeni mengatakan sangat berterima kasih atas rencana bantuan rumah itu. “Sejak kampung ini ada, belum pernah ada bantuan seperti itu. Jarak rumah masyarakat juga sangat berjauhan satu dengan yang lainnya. Bantuan itu sangat dibutuhkan karena masih banyak masyarakat di kampung ini yang belum memiliki rumah tinggal,” kata Waimeni.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *