Presiden Prabowo Subianto menelepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam momentum Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 1447 Hijriah.
“Presiden Prabowo kembali melanjutkan komunikasi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara sahabat, di antaranya Presiden Palestina, Mahmoud Abbas,” tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2026) malam.
Teddy mengatakan, komunikasi tersebut merupakan bagian dari silaturahmi antarpemimpin negara sahabat.
Selain itu, komunikasi itu dilakukan dalam rangka mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Palestina.
“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dan memperkuat kerja sama antarnegara, khususnya di momentum Hari Raya yang penuh makna,” lanjut Teddy.
Dia menjelaskan, Presiden Prabowo memanfaatkan momentum Idul Fitri sebagai ruang untuk meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan persaudaraan antarbangsa.
Dalam konteks ini, komunikasi Presiden Prabowo dengan Presiden Mahmoud Abbas juga menjadi simbol konsistensi Indonesia dalam memberikan dukungan abadi kepada rakyat Palestina.
Apalagi Indonesia sudah sejak awal kemerdekaannya, selalu menempatkan Palestina sebagai sahabat dekat dengan ikatan historis dan emosional yang kuat.
Dalam berbagai forum internasional, Indonesia terus berdiri di garis depan dalam mendorong perdamaian yang adil dan bermartabat bagi Palestina.
Melalui komunikasi hangat ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina, memperkuat kerja sama bilateral, serta mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan.
