Categories Nasional

Peramal Kondang ini Sebut Polemik Habib Rizieq Shihab Adalah Murni Konspirasi Politik Bukan Agama

Polemik terus berlanjut sejak Habib Rizieq Shihab pulang ke tanah air pada 10 November 2020 yang lalu, dari mulai kasus pelanggaran protokol kesehatan oleh massa penjemput, Pelaksanaan nikahan puteri Habib Rizieq yang digelar secara besar-besaran.

Dilanjutkan dengan pencopotan dua Kapolda yaitu Kapolda Metro dan Jawa barat, tak selesai disitu saja, kasus terbaru muncul terkait pencopotan baliho yang bergambarkan Habib Rizieq oleh Pandam Jaya.

Banyak spekulasi yang berkembang diluar terkait polemik ini, dari mulai isu konspirasi demi kepentingan politik hingga isu agama. Hal ini mendorong Peramal kondang tanah air yaitu Denny Darko angkat bicara.

Denny menyampaikan ramalannya melalui chanel youtube pribadinya “Denny Darko”, pada 24 November 2020.

Menurutnya berbagai kegaduhan yang menyeret nama Habib Rizieq ini murni urusan politik bukan agama. Agama disini hanya dijadikan alat untuk kepentingan politik saja.

“Yang pertama adalah ini pure politik, ini bukan tentang membela agama, kalaupun disini agama muncul, tetapi agama disini digunakan sebagai alat politik,” katanya.

Menurut Deny, hal tersebut lantaran permasalahan ini sudah masuk kedalam kritik ke pemerintah, selain itu agama tidak bisa dijadikan sebagai alasan, karena kita hidup di negara yang mempunyai berbagai agama.

“Kenapa, masuk kedalam kritik ke pemerintah, kita harus tahu bahwa Indonesia ini bukan negara yang berdasarkan satu agama, dengan berbagai agama yang kita akui. Sayangnya dari beberapa tahun lalu, politik, Sara dan agama dipergunakan untuk sarana atau kendaraan politik. Saya juga tidak menyalahkan karena dalam politik tidak ada halal dan haram, sepertinya semua dihalalkan,” ujar Denny.


Kemudian Denny Darko kembalin mempertegas bahwa ini murni untuk kepentingan politik, ia tidak percaya bahwa hal ini dilakukan untuk memperjuangkan sebuah agama.

“Jadi saya kira sih ini semuanya permainan politik, jadi kalau ternyata terus kemudian membawa-bawa ini perjuangan atasa nama agama, saya sih kurang setuju, kalau politik ya silahkan politik, kalau memang agama ya kita akan perjuangkan agama, tapi yang saya lihat disini semata-mata untuk kepentingan politik,” jelasnya.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *